Setiap orang dilahirkan mempunyai rasa, akal, mungkin juga insting atau firasat. Aku merasa semua orang mempunyai hal tersebut tadi. Tapi mungkin berbeda cara mereka memakai 'alat' tersebut.
Kita tidak pernah tau, apa yang orang lain pikirkan. Bahkan sebenarnya seorang mentalist pun tidak 100% akurat dalam menebak pikiran. Apalagi yang menyangkut hati/perasaan. Perasaan yang dibahas tidak selalu masalah cinta, masalah dengan lawan jenis, atau dengan diri sendiri yang sedang kesepian. Tidak.. Perasaan yang dibicarakan kali ini adalah mengapa...mengapa firasat yang begitu kuat itu diam-diam justru sangat menyakitkan. Bayangkan saja, sesuatu buruk yang tidak kau inginkan untuk terjadi muncul dalam pikiranmu, dan terjadi. Bahkan orang lain belum tau sebelumnya mengenai hal itu.
Beda lagi masalahnya.. Betapa menyakitkan kalau kau merasa atau mungkin tau pasti apa yang orang katakan tentangmu, tentang buruknya dirimu, atau mungkin sok tau tentangmu. Sedangkan mereka berusaha sebisa mungkin menutup-nutupi apa yang mereka katakan dengan orang lain tentangmu. Hm? Padahal mungkin sebagian manusia ingin menjadi yang baik dimata dirinya sendiri, mungkin juga ingin orang lain melihatnya sebagai orang yang baik. Tapi bagaimana kalo kita di-judge oleh orang yang sangat tidak bijaksana, memberi statement tetang si A si B dan siapapun seenak sendiri, atau bahkan mencela, memberi sindiran dan menghina? Haha memangnya dia sudah sempurna kah?
Coba deh mikir..ini cuma nyita gak lebih dari 3% space di otakmu kok. Coba deh dipikir,kalo masih susah dinalar aja boleh. Gini ya..ada gak emang manusia sempurna? Kamu udah ngerasa sempurna? Iya?
Bro..sist..kita hidup di dunia ber-sekian trilyun atau entah berapapun gak keitung banyaknya manusia. Orang-orang itu punya orangtua masing-masing yang punya genetik beda. Jadi dari fisik aja beda, apalagi sifat-sifat yang diturunin dari generasi sebelum mereka juga beda. Kita juga hidup di negara bhineka tunggal ika, berbeda tapi tetap satu. Be wise if you thought that you've already grown up! Berpikir sebelum bicara. Tiap orang beda. Berusaha menerima kekurangan orang lain..bukan mencela :)
No comments:
Post a Comment